Bantuan Keagamaan Banyak Di Batasi Bupati Bireuen

ceritawarga.com

Rusydi Muktar, caleg PA sedang orasi politik di Peusangan (foto/ceritawarga)

CERITAWARGA.COM, BIREUEN | Banyak program bantuan keagamaan yang di usul melalui APBK, pada tahun Anggran 2019 di batasi oleh pemerintah kabupaten Bireuen, dibawah kepemimpinan Bupati Bireuen, H. Saifannur.

Hal ini disampaikan ketua Fraksi partai Aceh DPRK Bireuen,Rusyidi Mukhtar pada acara silaturahmi caleg  DPRK Bireuen Dapil 2 yang digelar di Gampong Matang Sagoe, Kecamatan Peusangan, Jumat  (30/03/2019).

Baca: Status Instagram Jokowi,Dari Bekerja di Aceh Hingga Jadi Presiden

Kampanye di Masjid, Caleg PKS Dihukum Pidana Percobaan


Politisi PKS Jadi Pemateri Pelatihan Kepemudaan


"Program bantuan keagaaman yang di usul, seperti bantuan untuk balai Pengajian, pembagunan tempat wudhu untuk meunasah yang ada di gampong umumnya di coret oleh Pemerintah Kabupaten Bireuen, " Kata pria yang akrab disapa Ceulangiek

dalam orasi politiknya Ia juga sangat menyesalkan, kebijakan Bupati Bireuen, Saifannur yang menyarankan pembangunan rumah dhuafa melalui dana desa, yang seharusnya Dana desa bisa digunakan untuk hal pembangunan yang lain.


"Saya bertanggung jawab apa yang saya katakan malam ini, karena saya salah satu panitia anggran yang mewakili dapil ini, makanya mari pada pemilu ini kita menangkan partai Aceh, agar kedepan lebih kuat di parlemen untuk bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat, " Papar Ceulangik sambil memperkenalkan para Caleg dari dapil 2 satu persatu.

Ia berharap kepada warga agar pada pemilu ini mengunakan hak pilih nya,untuk memenangkan partai Aceh baik tingkat DPRK maupun DPRA, namun untuk ke DPRA Partai Aceh Daerah III, kita usung  munawar Yusuf.

Penulis: Rahmat Setiawan