'Mudik', Gajah di Thailand Harus Berjalan 150 KM

ceritawarga.com

CERITAWARGA.COM, BANGKOK | Gajah-gajah di tempat wisata Thailand yang sebelumnya dikabarkan kelaparan akhirnya dipulangkan ke habitat aslinya di hutan.

Diwartakan Associated Press, Save Elephant Foundation yang berada di utara Chiang Mai menginisiasi kembalinya gajah-gajah ini ke habitat aslinya.

Gajah-gajah ini akhirnya dipulangkan karena banyak tempat penangkaran yang sudah tak mampu memberikan mereka makanan. Selain itu, gajah-gajah juga diharapkan dapat hidup lebih nyaman di habitat aslinya.

Baca juga Cerita Mitigasi Konflik Gajah Kelompok 12 di TN Bukit Barisan Selatan 

Sejak bulan lalu, gajah-gajah dari Chiang Mai dikembalikan ke Mae Chaem dimana di sana terdapat desa dari etnis minoritas yaitu Karen. Orang-orang Karen secara tradisional memang memelihara gajah.

Sebelum bisa sampai ke Mae Chaem, Chailert dan Serichevee bersama para pemilik gajah lainnya harus menggiring gajah berjalan sejauh 150 km karena biaya untuk mengangkut gajah terlampau besar. Di sisi lain, gajah mampu berjalan dengan kecepatan 7,25 kilometer per jam.

Baca juga Bupati Bener Meriah Minta Dirjen KSDAE Selesaikan Konflik Gajah 

Perjalanan itu dimulai pada 30 April. Mereka berjalan melintasi bukit, jalanan beraspal, sampai jalan yang masih berupa tanah. Mereka disambut meriah saat sampai di tempat tujuan pada Senin (4/5/2020).

Tak hanya gajah-gajah di Chiang Mai, gajah lainnya di Distrik Tha Tum juga menyambut 40 ekor gajah bulan lalu. []

Sumber : detik.com