DPD Golkar Tingkat II Bireuen Gelar Pertemuan dengan PPP, Ini Kata H. Mukhlis

ceritawarga.com

CERITAWARGA.COM, BIREUEN | Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD)  Partai Golkar Tingkat II Bireuen menggelar pertemuan dan silaturrahmi bersama pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bireuen, pada Rabu 23 September 2020 di kantor DPC PPP Bireuen.

Kujungan pengurus partai berlambang pohon Beringin itu dalam rangka untuk bersilaturahmi dengan sesama pengurus partai nasional.

“Ini pertemuan silaturrahmi antar lintas partai politik,” kata Ketua DPD Partai Golkar Tingkat II Bireuen terpilih, H. Mukhlis, A.Md yang dikutip dari ACEHSATU.COM, pada Kamis (24/9).

Baca Juga : Ilham Pangestu dan Poros Muda Aceh Santuni Anak Yatim 

H. Mukhlis mangatakan, silaturrahmi tersebut bertujuan untuk menyatukan visi dan misi yang sama serta merangkul semua partai agar bekerjasama membangun Bireuen.

“Ini penting, untuk Bireuen yang lebih baik,” kata H. Mukhlis.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Bireuen, Athallah M Saleh MA mengucapkan terima kasih atas kehadiran pengurus partai Golkar Tingkat II Bireuen yang telah melaksanakan silaturahmi dengan pengurus DPC PPP Bireuen.

Baca Juga : Ini Penjelasan Partai Golkar Bireuen, Terkait Absen 2 Angota Dewan Pada Pertemuan Tertutup di Warkop Zaraziq 

“Semoga, silaturrahmi ini dapat mempererat tali silaturahmi sesama partai yang ada di Bireuen, dan target dan outputnya adalah untuk menjalin stabilitas politik di Bireuen,” sebut Athallah M Saleh MA yang juga anggota DPRK Bireuen.

Menurut dia, ada tiga ikon pertanian yang sangat mendesak diselesaikan, dimana Pemerintah Kabupaten Bireuen harus menyelesaikan pembangunan jaringan irigasi Alue Grutut, irigasi Aneuk Gajah Rheut, dan irigasi Mon Seuke Pulot.

“Pada pertemuan tadi, tiga ikon pertanian ini menjadi pembicaraan hangat kami,” tutur Athallah M Saleh MA, matan Wakil Ketua DPRK Bireuen periode 2014-2019 lalu.

Athaillah menambahkan, pihaknya di DPRK juga berupaya membangun komunikasi yang inten guna membahas penanggulangan pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

“Kami amanahkan bagi KTNA di Bireuen, untuk melakukan kegiatan rutinitas terhadap petani sawah maupun kebun dan lainnya,” sebutnya.

Menurut dia, hal itu penting untuk meningkatkan ekonomi masyarakat ditengah pandemi, mengingat Bireuen merupakan salah satu lumbung pangan terutama sektor pertanian padi, sawit, tambak dan sektor pertanian lainnya.

“Kami sangat sepakat dalam pandemi ini, usaha pertanian patut dan harus kita suport, apakah tani sawah, kebun, tambak secara komprehensif wajib kita suport, sehingga masyarakat memiliki rutinitas sehingga, bisa menghasilkan ekonomi,” ungkapnya. [ ]