Kasus Ibu-Ibu Viral di Takengon Berbuntut Panjang, Polisi Terima Pengaduan

ceritawarga.com

CERITAWARGA.COM, ACEH TENGAH | Kasus ibu-ibu yang viral dan mengaku sebagai istri jaksa dalam sebuah video yang beredar luas itu kini berbuntut panjang, pasalnya Satuan Polisi Pamong Praja Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) telah melaporkan tindakan pelaku ke Polres Aceh Tengah.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, S.IK kepada wartawan mengatakan, seorang ibu yang videonya viral dan mengaku istri Jaksa serta memaki petugas saat razia masker di kawasan Simpang Empat Bebesen telah dilaporkan kepada Polisi.

“Saat tim dari Satgas Penanganan Covid-19 Aceh Tengah menggelar operasi yustisi, terjaring seorang ibu yang tidak menggunakan masker,” kata Kapolres Sandy Sinurat yang dikutip dari LintasGAYO.co, pada Kamis (15/10).

Baca Juga : Kajari Aceh Tengah : Itu Bukan Istri Jaksa

Kapolres mengaku sangat menyesalkan tindakan seorang ibu tersebut dan saat kejadian sempat mengaku sebagai istri seorang Jaksa.

“Kita dari satgas sedang berjuang untuk menekan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Namun, saat terjaring tidak menggunakan masker, malah melawan petugas, yang bersangkutan tidak mau diperiksa,” kata Sandy Sinurat.

Menurut dia, saat akan diperiksa dengan rapid test, yang bersangkutan malah menolak dan mengaku sebagai istri Jaksa.

Baca Juga : Ngaku Istri Jaksa, Ibu-Ibu Ngamuk Saat Razia Masker di Takengon 

“Setelah kita dalami, ternyata bukan sebagai istri Jaksa,” tambahnya.

Menurut dia, pihaknya dari pihak kepolisian sudah menindaklanjuti laporan tersebut. Selain itu, kata dia, pihak Kejaksaan Negeri Aceh Tengah juga telah membuat pengaduan, karena institusinya dibawa dalam kejadian itu.

“Kita akan tindaklanjuti laporan ini, dan ibu-ibu itu akan disangka dengan Pasal 212 dan 216 KUHPidana, dengan ancaman hukuman paling lama 1 tahun 4 bulan,” kata Sandy Sinurat. [ ]