Suhaimi Hamid, Penggiat Lingkungan Yang Kini Menjabat Sebagai Pimpinan Dewan

ceritawarga.com
Kredi Foto : Suhaimi Hamid, S.Sos., M.SP, Wakil Ketua DPRK Bireuen Periode 2019-2024. [Foto/Dok.FDKP]

CERITAWARGA.com | Suhaimi Hamid, S.Sos., M.SP, pria kelahiran Samalanga, 10 Desember 1983 merupakan salah seorang penggiat lingkungan di Aceh.

Ia melancarkan aksi penyelamatan hutan dan alam melalui berbagai kegiatan guna melindungi hutan dan alam sebagai sumber kehidupan. Melalui Yayasan Aceh Green Conservation (AGC), Suhaimi Hamid menabur benih kebaikan di seantero Aceh.

Kerja-kerja konsevasi dan advokasi lingkungan selama ini dilaksanakan oleh Suhaimi Hamid bersama para pihak yang pro terhadap perlindungan alam, guna mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Pada Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2019 lalu, Suhaimi Hamid kembali terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen periode kedua dari Partai Nanggroe Aceh (PNA), partai lokal bentukan Irwandi Yusuf.

ceritawarga.com

Selama menjabat sebagai anggota DPRK Bireuen pada periode pertama, Suhaimi Hamid tidak meninggalkan aktivitasnya sebagai penggiat lingkungan. Ia memposisikan diri sebagai leader di Forum Daerah Aliran Sungai Krueng Peusangan (FDKP) dan sebagai Pembina di Aceh Green Conservation (AGC).

Selama bergelut sebagai penggiat lingkungan, Ia pernah meraih penghargaan sebagai Penggiat Konservasi Sungai dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya pada Desember 2019 lalu.

Penghargaan yang diperoleh Ketua Umum Forum DAS Krueng Peusangan (FDKP) itu bukan tanpa alasan. Kementerian LHK menganggap, upaya perlindungan penyelamatan daerah tangkapan air di hulu Sub DAS Pandrah dan DAS Peusangan berhasil.

ceritawarga.com

Posisi Wakil Ketua DPRK Bireuen periode 2019-2014 dijabat oleh Suhaimi Hamid setelah disumpah pada Senin 18 Januari 2021 dalam rapat paripurna yang digelar di gedung DPRK Bireuen.

Keberadaan Suhaimi Hamid sebagai seorang pimpinan di DPRK Bireuen tentu menjadi kabar baik bagi para penggiat lingkungan, terutama di Kabupaten Bireuen. Semoga, upaya pengelolaan lingkungan hidup secara sustainable dapat diperjuangkan melalui lembaga legislatif tersebut. [ ]