Teka Teki Posisi Calon Wabup Bireuen, Sampai Kapan Muzakkar ‘Menjomblo’ ?

ceritawarga.com
Kredit Foto : Bupati Bireuen, Dr. H. Muzakkar A Gani, SH.,M.Si [Foto/ Realitas Online]

SEJAK Muzakkar A Gani dilantik sebagai Bupati Bireuen definitif periode 2017-2022 pada 18 Juni 2020 lalu, jabatan wakil bupati yang ditinggalkan Muzakkar hingga kini masing lowong dan simpang siur.

Muzakkar yang sebelumnya menjabatan sebagai Wakil Bupati menggantikan posisi bupati sebelumnya, Saifannur yang meninggal dunia pada 19 Januari 2020 lalu.

Kekosongan wakil bupati Bireuen menjadikan Bupati Bireuen, Muzakkar A Gani ‘menjomblo’ dalam mengelola pemerintahan Kabupaten Bireuen.

Untuk diketahui, pasangan Saifannur dan Muzakkar maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 lalu diusung oleh empat partai, yaitu Partai Golkar, Demokrat, NasDem dan PDA.

Dua partai pengusung pasangan Saifannur–Muzakkar telah merekomendasikan calon Pergantian Antar Waktu Wakil Bupati Bireuen Masa Jabatan Periode 2017-2022.

Partai Golongan Karya (Golkar) merekomendasikan H.Mukhlis A.Md dan H.Yusri Abdullah S.Sos, sebagai calon Pergantian Antar Waktu Wakil Bupati Bireuen Sisa Masa Jabatan 2017-2022.

Baca Juga : PDA Usul Haji Uun Sebagai Wabup Bireuen

Sedangkan Dewan Pimpinan Pusat Partai Damai Aceh (DPP-PDA) juga telah mengeluarkan rekomendasi. Partai Lokal tersebut merekomendasikan Ziaurrahman, ST yang kerap disapa Haji Uun yang merupakan anak kandung alamarhum Bupati Bireuen, H. Saifannur, S.Sos dan Tgk. Razali Nurdin, anggota DPRK Bireuen dari PDA Bireuen seperti dalam salinan surat rekemendasi yang diperoleh media ini.

Terkait dua partai lainnya, Demokrat dan NasDem yang kini belum mengusulkan calon wakil bupati sisa masa jabatan periode 2017-2022.

Hasil penelusuran media ini, belum ada kabar yang pasti dan masih dalam teka-teki, siapa yang akan direkomendasi berisi dua nama calon wakil bupati yang akan diserahkan oleh Bupati Muzakkar kepada Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen ?

Ketua DPRK Bireuen, Rusyidi Mukhtar, S.Sos yang diminta tanggapannya pada Kamis (21/01/2021) terkait kesiapan panitia yang bertugas menyusun pemilihan Wabup pendamping Muzakar.

Baca Juga : Nova Lantik Muzakkar A. Gani sebagai Bupati Bireuen

Menurut Politisi Partai Aceh itu, hal tersebut menjadi salah satu agenda prioritas DPRK Bireuen dalam waktu dekat.

“Pemilihan Wabup akan menjadi agenda prioritas DPRK dalam waktu dekat, saya berjanji akan memberikan prioritas terhadap pembahasan yang sudah jatuh tempo, meski keputusan final partai pengusung dengan bapak Bupati sampai saat ini belum ada sinyal mengajukan nama ke dewan untuk diproses lebih lanjut,” ungkap pria yang kerap disapa Ceulangiek.

Ia meminta semua pihak bersabar, lantaran molornya waktu Pemilihan Wakil Bupati Bireuen, sehingga menjadi hambatan pada manajemen protokoler pemerintahan, sehingga Bupati Muzakkar seorang diri mengelola pemerintahan. [ ]

Penulis : Rahmat Setiawan