2 Alumni Fisip Umuslim Pimpin DPRK Bireuen

ceritawarga.com
Kredit Foto : Ketua DPRK Bireuen, Rusyidi Mukhtar, S.Sos (Kiri) dan Wakil Ketua DPRK Bireuen, Suhaimi Hamid, S.Sos., M.SP. [Foto/Ist]

CERITAWARGA.com, BIREUEN | Dua orang alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen menjabatan sebagai pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen periode 2019-2024.

Kedua alumni Fisip Umuslim yang menjabat sebagai pimpinan DPRK Bireuen terdiri dari, Rusyidi Mukhtar, S.Sos, yang menjabat sebagai Ketua DPRK Bireuen dan Suhaimi Hamid, S.Sos., M.SP sebagai Wakil Ketua DPRK Bireuen.

Rusyidi Mukhtar yang kerap disapa Ceulangik merupakan alumni Fisip Umuslim angkatan 2010. Politisi Partai Aceh tersebut menyelesaikan studinya pada tahun 2014.

Baca Juga : Suhaimi Hamid, Politisi PNA Resmi Dilantik Sebagai Wakil Ketua DPRK Bireuen

Ceulangik memulai karir politik pada tahun 2014. Ceulangik maju sebagai calon anggota legislatif pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 melalui Partai Aceh (PA), partai lokal bentukan para mantan kombatan Gerakan Aceh Merdaka (GAM) dan terpilih sebagai anggota DPRK Bireuen.

Pada periode pertama menjadi anggota DPRK Bireuen, Ceulangik juga pernah menjabat sebagai Ketua Fraksi PA DPRK Bireuen.

Pada Pileg 2019, Ceulangik kembali terpilih sebagai anggota DPRK Bireuen. Ceulangik maju dari Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Peusangan, Peusangan Selatan, Peusangan Siblah Krueng dan Jangka.

Baca Juga : Zoel Sopan Fasilitasi Masykur Untuk Mendapatkan Pelayanan Kesehatan di RSJ

Pada periode 2019-2024, Ceulangik juga dipercaya oleh partainya untuk menjabat sebagai Ketua DPRK Bireuen, setelah Partai Aceh meraih suara terbanyak di DPRK Bireuen.

Semantara itu, Suhaimi Hamid, S.Sos, M.SP juga merupakan alumni Fisip Umuslim. Suhaimi Hamid mulai mengikuti pendidikan di Perguruan Tinggi swasta tersebut pada tahun 2008. Abu Suhai, sapaan akrab Suhaimi Hamid menyelesaikan studinya pada tahun 2012.

Suhaimi Hamid mulai terjun kedunia politik pada tahun 2009. Suhaimi Hamid maju sebagai calon anggota legislatif pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2009 melalui Partai Rakyat Aceh (PRA), namun gagal meraih kursi pada Pileg perdana paska perdamaian MoU Helsinki.

Baca Juga : Soal Beasiswa, Ketua DPRK Bireuen Siap Mendukung

Pada Pileg 2014, Suhaimi Hamid kembali maju sebagai calon anggota DPRK Bireuen dari Partai Nanggroe Aceh (PNA), partai lokal bentukan Irwandi Yusuf, Gubernur Aceh Periode 2006–2011.

Suhaimi Hamid berhasil meraih kursi di Daerah Pemilihan (Dapil) enam yang meliputi Samalang, Simpang Mamplam dan Pandrah.

Pada periode pertama menjadi anggota DPRK Bireuen, Suhaimi Hamid menjabat sebagai Ketua Fraksi PNA. Ia juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PNA Bireuen, membantu Ketua DPW PNA, Samsul Bahri Bin Amiren yang kerap disapa Tiyong.

Baca Juga :  Peringati 15 Tahun MoU Helsinki, Ketua DPRK Bireuen Ajak KPA dan Masyarakat Gelar Zikir dan Do’a Bersama

Suhaimi Hamid juga berhasil mempertahakan kursi di DPRK Bireuen. Pada periode kedua menjadi anggota DPRK Bireuen, Suhaimi Hamid juga mendapat kepercayaan dari PNA untuk menjabat sebagai Wakil Ketua DPRK Bireuen, setelah PNA ditetapkan sebagai peraih suara terbanyak ketiga pada Pileg 2014 lalu.

Kini, dua alumni Fisip Umuslim merupakan pimpinan di lembaga legislatif DPRK Bireuen periode 2019-2024. [ ]