Presiden Jokowi : Bencana Alam Yang Marak Terjadi Dipicu Perubahan Iklim

ceritawarga.com

CERITAWARGA.com, JAKARTA | Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo menegaskan, bahwa negara kepulauan sangat dipengaruhi oleh dampak perubahan iklim.

“Banyak bencana alam yang terjadi di Indonesia, merupakan bencana yang berkaitan dengan hidrometeorologi yang sangat dipengaruhi oleh perubahan iklim,” kata Presiden Jokowi yang dikutip media ini, pada Selasa (26/1/2021).

Sebelumnya hal itu disampaikan Presiden Jokowi pada acara Coalition Ambition Summit  CAS  2021  pada Senin 25 Januari 2021 malam.

Baca Juga : Presiden Jokowi Serahkan SK Hutan Sosial, Hutan Adat dan TORA di 30 Provinsi 

Pada pertemuan tersebut, Presiden Jokowi juga mengajak negara-negara di dunia untuk bekerja keras bersama-sama, guna mengatasi perubahan iklim sekaligus pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

Kegiatan tersebut dihadiri Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte dan keynotes dari Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) ke-8, Ban Ki-moon, serta utusan perubahan iklim Presiden Amerika Serikat, John Kerry.

Baca Juga : Presiden Jokowi Tegaskan, Pemerintah Siap Atasi Masalah dan Percepat Implementasi Redistribusi Tanah

Coalition Ambition diinisiasi oleh Belanda dan pada Summit 2021 Belanda sebagai chair di dampingi co-chair dari Inggris dan Indonesia.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya menyampaikan catatan, sebagai co-chair di hari yang sama dan melanjutkan penekanan pesan dari Presiden Jokowi, bahwa sebagai negara agraris, peningkatan suhu global akibat perubahan iklim tentu akan mempengaruhi produktivitas pertanian yang akan berdampak pada kondisi ekonomi dan kehidupan sosial.

Baca Juga : Ini 10 Badan dan Lembaga Negara Nonstruktural Yang Dibubarkan Presiden Jokowi

“Indonesia memasukkan adaptasi perubahan iklim dalam Nationally Determined Contributions (NDC)-nya,” kata Siti Nurbaya.

Menurut dia, selain mitigasi perubahan iklim untuk mencapai tiga bidang ketahanan, yaitu ketahanan ekonomi, ketahanan sosial dan kebutuhan dasar hidup, serta ketahanan ekosistem dan bentang alam. [ ]