Ahmad Yani Budi Santoso : UU Desa Cerminan ‘Kemerdekaan’ Desa

ceritawarga.com

CERITAWARGA.com, JAKARTA | Ketua Umum Sahabat Desa Nusantara (SDN), Ahmad Yani Budi Santoso menyebutkan, Undang-Undang Desa merupakan cerminan ‘kemerdekaan’ desa yang nyata.

“Namun, kata ‘kemerdekaan’ kemudian banyak yang menyalahartikan dengan persepsi yang berbeda-beda pula,” kata Ahmad Yani Budi Santoso dalam siaran pers yang diterima media ini, pada Sabtu (20/3/2021).

Ahmad Yani mengaku, tidak sependapat dengan pernyataan yang menyebutkan, bahwa pelaksanaan Undang-Undang Desa selama ini salah kaprah, sehingga pernyataan itu terkesan menyalahkan negara dan berbagai kementerian yang ikut mensukseskan kemajuan dan kemandirian desa.

Baca Juga : Haji Uma Minta Pemkab Aceh Utara Kaji Kembali Perbup tentang Alokasi Dana Gampong

“Perlu kita sadari, bahwa desa-desa di Indonesia belum semuanya seperti yang dicita-citakan atau yang diharapkan memang benar, tetapi jangan menutup mata, bahwa desa-desa saat ini jauh lebih baik dari pada desa saat sebelum adanya Dana Desa,” kata dia.

Kata dia, berbagai azas yang sudah diimplementasikan memang tidak semua tumbuh berkembang seperti yang diharapkan, namun seperti kita tahu bersama, bahwa masyarakat di desa juga sudah merasakan dampak dari Dana Desa.

“Masyarakat desa belum semua mendapatkan manfaat dari Dana Desa juga benar, itu bukan disebabkan oleh tidak jalannya prinsip partisipasi yg diwakili oleh kelompok-kelompok masyarakat yang ada di desa, namun karena keterbatasan anggaran, khususnya bagi desa berpenduduk padat dan wilayah yang cukup luas,” kata dia.

Baca Juga : Sukses Story Pengelolaan Sampah Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Di Aliran Sungai

Menurut dia, adanya berbagai regulasi mulai dari pusat sampai daerah itu bukan dalam rangka mengekang apalagi membelenggu desa, justru regulasi sebagai acuan dasar dalam mengelola desa,  tanpa mengganggu arah dan tujuan masing-masing desa yang telah digagas, dibahas dan disepakati bersama oleh masyarakat dan pemerintah desa.

“SDGs bukan produk dari rezim atau pemerintah, melainkan kesepakatan bersama dari dunia yang dihadiri oleh 172 Negara, SDGs Desa lebih memperjelas dan mempermudah desa dalam memahami SDGs yang disepakati oleh berbagai negara tersebut,” jelas Ahmad Yani.

Menurut dia, selama enam tahun implementasi UU Desa telah berjalan dalam track yang benar.

Baca Juga : Ketum SDN Berharap, SDGs Bisa Menjawab Persoalan Desa

“Jika yang dimaksud penerepan prinsip-prinsip dalam UU Desa belum semua berjalan, saya sependapat, harus diakui memang tidak semua desa menerapkan semua azas dan prinsip yang ada dalam UU Desa, namun semua sudah mulai berbenah,” katanya.

Ia mengajak kepada semua pihak untuk tidak saling menyalahkan, namun sama-sama kita benahi yang belum baik.

“Mari memberikan saran dan masukan kepada pemerintah, baik pemerintah pusat sampai pemerintah desa di level paling bawah,” ajak Ahmad Yani. [ ]