Ketum SDN Nilai, Capaian Kinerja Mendes PDTT Sangat Baik

ceritawarga.com
Kredit Foto : Ketua Umum Sahabat Desa Nusantar (SDN), Ahmad Yani Budi Santoso. [Foto/ Ist]

CERITAWARGA.com, JAKARTA | Ketua Umum Sahabat Desa Nusantara (Ketum SDN) Ahmad Yani Budi Santoso menilai, capaian kinerja Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar sangat baik, selama kurun waktu dua tahun terakhir.

"Gus Menteri telah mampu membawa desa keluar dari persoalan yang dihadapi, terbukti pada saat terjadi wabah pandemi Coranvirus Disease 2019 (Covid-19), Gus Menteri sejak dini sudah mengantisipasi mewabahnya virus tersebut di desa,” kata Ketum SDN, Ahmad Yani Budi Santoso yang dikutip media ini, pada Minggu (18/4/2021).

Kata A Yani, sapaan akrab Ahmad Yani Budi Santoso, untuk memutus matarantai penyebaran Covid-19, Menteri Desa mengeluarkan Surat Edaran tentang pembentukan Relawan Desa Lawan Covid-19 dan mengintruksikan penganggaran untuk penanganan dan pencegahan Covid-19 di desa.

Baca Juga : Ahmad Yani Budi Santoso : UU Desa Cerminan ‘Kemerdekaan’ Desa

“Ditengah masalah yang cukup berat dihadapi bangsa, Gus Menteri mampu membawa desa menjadi benteng terakhir penyebaran Covid-19,” sebut A Yani.

Menurut dia, kebijakan yang diambil Mendes PDTT dalam rangka menangani Covid-19 cukup maksimal, sehingga tidak terjadi lonjakan penyebaran Covid-19 yang signifikan di desa.

“Mendes juga mengeluarkan kebijakan refocusing anggaran Dana Desa untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk warga miskin yang terdampak secara ekonomi di desa dan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) adalah kebijakan yang sangat tepat," imbuhnya.

 Kata dia, lembaga Sahabat Desa Nusantara yang terdiri dari pendamping desa, kepala desa, perangkat desa, pengurus Bumdesa, PKK, LPMD, Kader Posyandu/Kesehatan, akademisi dan pegiat desa lainnya juga ikut membantu segala program kementerian desa PDTT.

Baca Juga : Ketum SDN Berharap, SDGs Bisa Menjawab Persoalan Desa

"Termasuk penanganan dan pencegahan Covid-19 di desa," ungkapnya.

Lebih jauh dijelaskannya, saat ini kepengurusan Sahabat Desa Nusantara telah terbentuk di 29 Provinsi, 154 Kabupaten dan dilanjutkan pembentukan pengurus level kecamatan sampai desa.

"Targetnya, pada tahun 2021 terbentuk kepengurusan sampai di desa diperkirakan berjumlah 1.126.000 pengurus," ujarnya.

Kepuasan terhadap kinerja menteri tersebut diakui A. Yani, karena banyak program berbasis aplikasi digital yang menunjang Desa bekerja semakin baik. Contohnya, kata dia, Indek Desa Membangun (IDM), Sistem Informasi Pembangunan Desa (Sipede), Pengaduan Masyarakat (Sipemandu), Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD), Galeri Desa, Ruang Desa, Produk Desa, Berita dan pengawasan, Pembelajaran Daring (Akademi Desa 4.0) yang terakhir yakni Aplikasi eDMC tentang informasi Covid-19 dan Aplikasi eHDW terkait Kesehatan dan Stunting dan masih banyak yang lainnya semuanya berjalan normal di era New Normal ini.

Baca Juga : DKN Garda Bangsa Bantu Korban Gempa Bumi di Jawa Timur

"Ditambah lagi terobosan baru seperti program Perguruan Tinggi Desa (Pertides) dan yang terbaru program One Village One Innovaton yang baru saja dicanangkan, tentu itu suatu keberhasilan yang patut diapresiasi," tutupnya. [ ]